1,5 Hektare Lahan Gambut Terbakar, Tim Gabungan Berhasil Kendalikan Api

Berita9 Dilihat
banner 468x60

PELALAWAN— Respons cepat dilakukan tim gabungan menyusul munculnya titik panas (hotspot) di kawasan Tanjung Kosik, Desa Teluk Binjai, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan. Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tersebut membakar sekitar 1,5 hektare lahan gambut.

Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara bersama Wakil Bupati Pelalawan Husni Thamrin turun langsung memimpin proses pemadaman dan pendinginan di lokasi. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan api dapat segera dikendalikan sekaligus mencegah penyebaran ke area lainnya.

banner 336x280

Sebanyak 67 personel gabungan dari Polri, Masyarakat Peduli Api (MPA), pihak perusahaan, dan masyarakat dikerahkan dalam penanganan Karhutla tersebut.

Petugas didukung berbagai peralatan, mulai dari mini striker, mesin Maxtri, selang, nozzle, hingga drone untuk membantu pemantauan kondisi di lapangan.

Upaya pemadaman dilakukan secara bersama-sama hingga api berhasil dikendalikan. Setelah proses pemadaman, petugas juga melakukan pendinginan dan pemantauan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api, mengingat karakteristik lahan gambut yang berpotensi menyimpan bara di bawah permukaan.

Penanganan Karhutla membutuhkan kecepatan respons dan sinergi seluruh pihak. Api yang tidak segera ditangani berpotensi meluas dan mengancam lingkungan maupun keselamatan masyarakat.

Masyarakat diimbau tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Pencegahan sejak dini menjadi langkah penting untuk menghindari terjadinya kebakaran yang lebih luas.

Sinergi antara aparat, pemerintah, masyarakat, dan pihak terkait diharapkan terus diperkuat guna mencegah serta menangani Karhutla di wilayah Pelalawan.

banner 336x280