Dua Mayat Ditemukan Mengapung di Perairan Rupat, Diduga Korban Kapal Terbalik Rute Rupat–Malaysia

Berita, peristiwa328 Dilihat
banner 468x60

BENGKALIS – Penemuan dua jasad mengapung di perairan Rupat, Kabupaten Bengkalis, Riau, Senin (17/8/2026), menggegerkan warga pesisir. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan diduga kuat merupakan bagian dari empat penumpang kapal rute Rupat–Malaysia yang sebelumnya dilaporkan hilang setelah kapal terbalik pada Jumat (14/8/2026) malam.

Kedua jasad ditemukan dalam rentang waktu kurang dari satu jam oleh Tim SAR Gabungan yang tengah melakukan operasi pencarian korban kecelakaan kapal tersebut.

banner 336x280

Kapal Terbalik Saat Menuju Malaysia

Kepala Kantor SAR Riau, Budi Cahyadi, S.Sos., M.M., menjelaskan kapal tersebut membawa 22 orang, termasuk nakhoda. Kapal berangkat dari Rupat menuju Malaysia sebelum mengalami kecelakaan sekitar pukul 20.30 WIB pada Jumat (14/8/2026).

Setelah kapal terbalik, tekong berupaya menyelamatkan diri dengan menggunakan jeriken. Sebelumnya, ia juga sempat menghubungi rekannya untuk meminta pertolongan.

Rekan tekong kemudian datang menggunakan boat pancung. Namun, keterbatasan kapasitas boat membuat evakuasi awal hanya mampu menyelamatkan enam orang.

“Karena kapasitas boat yang terbatas, hanya enam orang korban yang dapat dievakuasi pada tahap awal,” ujar Budi.

Belasan Korban Diselamatkan Kapal Kargo

Sebanyak 12 korban lainnya diketahui bertahan di atas lambung kapal yang terbalik. Mereka kemudian ditemukan dan diselamatkan oleh kapal kargo yang sedang berlayar dari Belawan menuju Dumai.

Basarnas Riau menerima laporan resmi mengenai kecelakaan tersebut dari Polairud Dumai pada Sabtu (15/8/2026).

Dari total 22 orang yang berada di kapal, sebanyak 18 orang berhasil diselamatkan melalui dua tahap evakuasi. Sementara empat korban lainnya masuk dalam daftar pencarian.

Dua Korban Ditemukan Meninggal Dunia

Pencarian terus dilakukan oleh Tim SAR Gabungan hingga Senin (17/8/2026). Upaya tersebut membuahkan hasil dengan ditemukannya dua korban dalam kondisi meninggal dunia.

Korban pertama ditemukan sekitar pukul 10.58 WIB. Jasad ditemukan sekitar 2,5 nautical mile (NM) dari lokasi awal kecelakaan.

Sekitar 45 menit kemudian, tepatnya pukul 11.43 WIB, tim kembali menemukan korban kedua. Jasad tersebut ditemukan sekitar 11 NM dari lokasi kejadian.

Kedua jasad kemudian dievakuasi dan diserahterimakan kepada Tim Inafis Polres Dumai untuk proses identifikasi lebih lanjut.

Selanjutnya, jenazah dibawa menggunakan ambulans menuju RSUD Kota Dumai untuk penanganan sesuai prosedur.

Operasi SAR Diusulkan Ditutup

Dengan ditemukannya seluruh korban yang sebelumnya dinyatakan hilang, Basarnas Riau menyatakan operasi pencarian dan pertolongan telah selesai dan mengusulkan penutupan operasi SAR.

Budi menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam operasi, termasuk masyarakat yang turut membantu proses pencarian dan evakuasi.

“Basarnas Riau menyampaikan terima kasih serta apresiasi sebesar-besarnya kepada seluruh unsur Tim SAR Gabungan dan masyarakat yang turut membantu proses pencarian,” tutup Budi.

Penemuan dua korban tersebut sekaligus mengakhiri pencarian terhadap seluruh penumpang kapal yang mengalami kecelakaan di perairan Rupat. Proses identifikasi terhadap kedua jenazah selanjutnya menjadi kewenangan pihak terkait.

(Marhisam)

banner 336x280