HUT ke-98 Sumpah Pemuda, Patrik Tatang Ajak Generasi Muda Perkuat Persatuan dan Berkarya Nyata

Berita408 Dilihat
banner 468x60

Ket foto : ketua ikatan Pemuda karya (IPK Kota Dumai, Patrik Tatang. SE

DUMAI – Memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98 pada 28 Oktober 2026, Ketua Ikatan Pemuda Karya (IPK) Kota Dumai, Patrik Tatang, SE, mengajak seluruh generasi muda Indonesia, khususnya kader IPK, untuk memperkuat persatuan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), serta mengambil peran nyata dalam pembangunan bangsa.

banner 336x280

Menurut Patrik, Hari Sumpah Pemuda bukan sekadar peringatan sejarah, melainkan momentum untuk membangkitkan kembali semangat persatuan, nasionalisme, dan pengabdian pemuda dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.

Ikrar Sumpah Pemuda yang lahir pada 28 Oktober 1928 menjadi bukti bahwa perbedaan latar belakang bukan penghalang untuk bersatu demi cita-cita besar Indonesia.

“Pemuda bukan sekadar pewaris masa depan, tetapi penggerak perubahan hari ini. Berani bermimpi, teguh berintegritas, bersatu dalam perbedaan, dan berkarya nyata untuk bangsa,” ujar Patrik.

Patrik menegaskan, generasi muda memiliki tanggung jawab besar dalam menentukan arah masa depan bangsa. Karena itu, pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton di tengah perubahan, tetapi harus tampil sebagai bagian dari solusi atas berbagai persoalan masyarakat.

Tantangan tersebut mencakup perkembangan teknologi digital, peningkatan kualitas pendidikan, penguatan ekonomi masyarakat, pelestarian lingkungan, hingga pemerataan pembangunan.

Menurutnya, pemuda harus mampu mengembangkan kreativitas, menciptakan inovasi, serta memanfaatkan teknologi sebagai sarana untuk meningkatkan produktivitas dan membuka peluang baru.

“Semangat Sumpah Pemuda harus diwujudkan melalui tindakan nyata. Persatuan harus dijaga, kemampuan harus terus ditingkatkan, dan setiap potensi yang dimiliki pemuda harus diarahkan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

Patrik juga menilai bahwa pembangunan berkelanjutan perlu ditopang oleh masyarakat yang kuat, termasuk melalui pemberdayaan potensi ekonomi lokal. Dalam hal ini, generasi muda memiliki peluang besar untuk mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), menciptakan lapangan kerja, serta mengembangkan potensi daerah.

Ia mendorong pemuda agar tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga membangun karakter, integritas, semangat gotong royong, dan kepedulian terhadap lingkungan sosial.

Menurutnya, keberhasilan pemuda tidak semata-mata diukur dari prestasi pribadi, tetapi juga dari kontribusi yang diberikan untuk kemajuan masyarakat.

Lebih lanjut, Patrik mengajak generasi muda untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah desa, kepala dusun, tokoh masyarakat, dunia pendidikan, pelaku usaha, serta berbagai organisasi sosial.

Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk membuka peluang kerja, memperkuat perekonomian masyarakat, mengembangkan kreativitas, dan meningkatkan kesejahteraan secara berkelanjutan.

Ia berharap peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 menjadi momentum bagi seluruh generasi muda, khususnya keluarga besar IPK Kota Dumai, untuk mempererat solidaritas, menjaga persatuan, serta meningkatkan peran organisasi dalam kegiatan sosial dan pembangunan daerah.

“Jadikan semangat Sumpah Pemuda sebagai energi untuk terus berkarya, menjaga persaudaraan, menghormati perbedaan, dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, daerah, serta bangsa Indonesia,” tutup Patrik Tatang.

(Penulis : Nursyahdin)

banner 336x280