Blog

  • Polres Dumai Temukan 9 Butir Pil Ekstasi Saat Pengeledahan

    Polres Dumai Temukan 9 Butir Pil Ekstasi Saat Pengeledahan

    DUMAI – Tim Operasional Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Dumai berhasil mengamankan dua tersangka yang diduga terlibat perdagangan narkotika jenis pil ekstasi. Kedua tersangka dengan inisial S.R.J. (19) dan A.A.S. (21) ditangkap pada Jumat (09/01) sekitar pukul 00.44 WIB di pinggir Jalan Sultan Hasanuddin Kelurahan Ratu Sima Kecamatan Dumai Selatan.

    Kepala Kepolisian Resor Dumai AKBP Angga Febrian Herlambang S.I.K., S.H. melalui Kasat Res Narkoba AKP Riza Effyandi, SH, MH menyampaikan, kasus ini berawal dari informasi masyarakat yang mengindikasikan adanya aktivitas transaksi narkotika di lokasi tersebut sejak awal Januari 2026.

    “Setelah melakukan penyelidikan mendalam, tim kami melakukan tindakan penangkapan saat kedua tersangka sedang berada di atas sepeda motor Honda Vario warna hitam dengan nomor polisi BM 5448 HW. Saat akan ditangkap, salah satu tersangka sempat mencoba membuang barang yang diduga narkotika ke pinggir jalan,” jelas Kapolres.

    Tim segera melakukan pencarian dan menemukan satu kotak rokok merk Sampoerna yang berisi tiga butir pil ekstasi bentuk granat warna merah muda serta dua butir bentuk kerang warna hijau yang dibungkus plastik klip.

    Selain itu, ditemukan empat butir pil ekstasi bentuk granat warna merah muda yang diselimuti tisu. Total sebanyak sembilan butir dengan berat kotor sekitar 3,33 gram.

    “Kedua tersangka mengakui barang bukti tersebut milik mereka. Kami juga menyita satu handphone Android merk VIVO dari S.R.J., serta satu handphone iPhone 11 dan sepeda motor dari A.A.S.,” ujarnya.

    Hasil tes urin terhadap kedua tersangka menunjukkan reaksi positif terhadap Amphetamine, sementara untuk Methamphetamine dan Tetra tidak terdeteksi.

    Diduga kedua tersangka berperan dalam menawarkan, menjual, membeli, serta menyimpan narkotika tersebut.

    “Perdagangan narkotika merupakan kejahatan yang sangat berbahaya, terutama bagi generasi muda yang masih dalam masa pertumbuhan.

    Kami akan terus mengintensifkan operasi penindasan guna membasmi segala bentuk aktivitas terkait narkotika di wilayah Dumai,” tegas AKBP Angga.

    Ia menambahkan, kedua tersangka kini dalam proses hukum dan diduga melanggar peraturan perundang-undangan tentang narkotika.

    Berkas kasus akan segera dilengkapi sebelum dikirim ke Jaksa Penuntut Umum untuk langkah selanjutnya.

    Keduanya melanggar Pasal 114 ayat (1) uu no 35 tahun 2009 ttg narkotika jo pasal 1 ayat (1) UU no. 1 tahun 2026 tentang penyesuaian pidana atau pasal 609 ayat (1) huruf a uu no 1 tahun 2023 tentang kuhp jo uu no 1 tahun 2026 tentang penyesuaian pidana.

  • 182 Orang Ikut Tes Urine di Rutan Dumai

    182 Orang Ikut Tes Urine di Rutan Dumai

    DUMAI – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Dumai melaksanakan kegiatan pemeriksaan tes urine terhadap pegawai dan warga binaan, Jumat (9/1/2026).

    Kegiatan ini merupakan upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba di lingkungan pemasyarakatan.

    Pelaksanaan tes urine berlangsung di Rutan Kelas IIB Dumai mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai. Pemeriksaan dilakukan terhadap total 182 orang, terdiri dari 82 pegawai dan 100 narapidana.

    Kegiatan tersebut diikuti langsung oleh Kepala Rutan Kelas IIB Dumai beserta pejabat struktural, pegawai, dan warga binaan. Pelaksanaan tes urine juga melibatkan serta disaksikan oleh aparat penegak hukum dari Kodim 0320 Dumai, Polres Dumai, dan Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Dumai sebagai bentuk sinergi dan transparansi.

    Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, seluruh peserta dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkoba. Hal ini menunjukkan komitmen Rutan Kelas IIB Dumai dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba, baik bagi petugas maupun warga binaan.

    Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif. Pelaksanaan tes urine juga tetap memperhatikan dan mengikuti protokol kesehatan yang berlaku.

    Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat terus meningkatkan integritas serta kepercayaan publik terhadap upaya pembinaan dan pengawasan di Rutan Kelas IIB Dumai.

  • Breaking News, Walikota Dumai Rotasi Pejabat di Lingkungan Pemko Dumai

    Breaking News, Walikota Dumai Rotasi Pejabat di Lingkungan Pemko Dumai

    DUMAI – Walikota Dumai Paisal diawal Tahun 2026 ini mengumumkan pergantian dan mutasi terbaru pejabat administrator dan fungsional atau setingkat Eselon III dan IV, Jumat (09/01/2026).

    Pelantikan ini dalam rangka mengisi kekosongan sejumlah posisi jabatan atau yang belum ada pejabat tetap. Diantaranya sekretaris sejumlah dinas, kepala bagian dan camat.

    Salah satu yang menonjol ialah dua kepala bidang pada Dinas Pekerjaan Umum Dumai dilantik jadi sekretaris, yaitu Dodi Iswahyudi dari Kabid Bina Marga diangkat menjadi Sekretaris Dinas Kominfo dan Wan Rieko sebelumnya Kabid Sumber Daya Air DPU dilantik jadi Sekretaris Dinas Tenaga Kerja.

    Kemudian, Aldi Lubis dari sebelumnya Kabid Tibum Satpol PP dilantik jadi Camat Dumai Selatan, dan Kasi Ops Ganda Prawiranata diangkat pada jabatan Kabid Tibum.

    Selanjutnya, Juni Pasrah Kasubag Keprotokolan diangkat menjadi Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan atau Prokopim menggantikan Zulfahmi yang sudah dilantik jadi Kepala Badan Pendapatan Daerah.

    Untuk jabatan kepala bidang, diantaranya, Tabrani jadi Kabid Cipta Karya, Yomi Indriyansah dilantik Kabid Bina Marga.

    Walikota Paisal menjelaskan bahwa jabatan yang kosong dan kini sudah diisi pejabat tetap harus disikapi dengan kinerja yang solid dan saling mendukung satu sama lain.

    Pejabat baru langsung menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja dan organisasi perangkat kerja harus mengedepankan pelayanan kepada masyarakat.

    “Jabatan kosong sudah diisi dan lengkap, tentunya ini membuat tim kerja harus makin kuat dan solid, saya berpesan kepala satuan kerja mengedepankan pelayanan ke masyarakat dengan sepenuh hati,” kata Paisal.

  • Aldi Lubis, S.Sos, M.IP Sore Ini di Lantik Jadi Camat Dumai Selatan

    Aldi Lubis, S.Sos, M.IP Sore Ini di Lantik Jadi Camat Dumai Selatan

    foto : Aldi Lubis 

    DUMAI – Jika tak ada aral melintang Walikota Dumai H Paisal, SKM. MARS sore ini (09/01/2026) akan melakukan rotasi besar besaran pejabat dilingkungan Pemko Dumai dan melantik pejabat baru.

    Salah satunya Aldi Lubis, S.Sos, M.IP, sebagai Camat Dumai Selatan yang sebelumnya bertugas di Sat Pol PP Kota Dumai sebagai Kabid Tibum Tranmas

    Pelantikan ini mengacu pada Surat Keputusan Walikota Dumai Nomor: 1077/BKPSDM/2025, 1078/BKPSDM/2025 tentang pelantikan dan pengambilan sumpah Jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di Lingkungan Pemerintah Kota Dumai.

    Pelantikan bakal dilaksanakan di Gedung Serbaguna Sri Bunga tanjung, di Jalan Putri Tujuh, Kelurahan Teluk Binjai, Kecamatan Dumai Timur (09/01/2026). Sore hari.

    Aldi Lubis saat di konfirmasi oleh riau-24.com/ terkait dirinya sore ini dilantik jadi Camat Dumai Selatan mengatakan, benar bg, sore ini saya di lantik jadi Camat Dumai Selatan.

    Jabatan ini adalah amanah yang dititipkan untuk dijaga dan dilaksanakan dengan sebaik- baiknya," Tutupnya di ujung telpon gengam.

    Penulis : Feri Windria

  • Tak Jauh dari Mapolsek Benai, Puluhan Rakit Sintingkai Diduga PETI Masih bebas Beroperasi

    Tak Jauh dari Mapolsek Benai, Puluhan Rakit Sintingkai Diduga PETI Masih bebas Beroperasi

    KUANTAN SINGINGI — Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) kembali marak di Kecamatan Benai, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing). Sedikitnya dua titik lokasi penambangan menggunakan mesin rakit sintingkai dilaporkan bebas beroperasi tanpa hambatan berarti dari aparat penegak hukum. Jum’at (09/01/2026)

    Berdasarkan informasi yang diperoleh media ini dari sumber terpercaya, lokasi pertama berada di Dusun Jirak, Desa Tebing Tinggi, Kecamatan Benai. Di titik ini, diperkirakan terdapat sekitar 10 unit rakit sintingkai yang aktif melakukan penambangan emas ilegal.

    Ironisnya, lokasi tersebut tidak jauh dari Mapolsek Benai, sehingga memunculkan tanda tanya besar di tengah masyarakat terkait pengawasan dan penindakan.

    Sementara lokasi kedua berada di daerah Talontam Benai, dekat Rawang Udang, Kecamatan Benai. Di kawasan ini, aktivitas PETI justru lebih masif dengan jumlah sekitar 24 unit rakit sintingkai yang disebut-sebut beroperasi hampir setiap hari.

    “Di Tebing Tinggi sekitar 10 unit, sedangkan di Talontam lebih kurang 24 unit rakit sintingkai.

    Aktivitasnya sudah berlangsung cukup lama,” ungkap sumber media ini yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

    Aktivitas penambangan emas tanpa izin ini tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan serius, mulai dari pencemaran sungai, kerusakan ekosistem perairan, hingga ancaman kesehatan masyarakat akibat penggunaan bahan berbahaya seperti merkuri.

    Melanggar Sejumlah Aturan Hukum
    Aktivitas PETI tersebut jelas bertentangan dengan sejumlah peraturan perundang-undangan yang berlaku, di antaranya:

    1.Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas UU Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara..Pasal 158 menyebutkan bahwa setiap orang yang melakukan penambangan tanpa izin resmi (IUP, IUPK, atau IPR) dipidana dengan penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp100 miliar.

    2.Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.Pasal 98 dan Pasal 99 mengatur sanksi pidana bagi pelaku kegiatan yang menyebabkan pencemaran dan kerusakan lingkungan, dengan ancaman pidana penjara dan denda miliaran rupiah.

    3.Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), khususnya terkait perbuatan yang merusak lingkungan dan membahayakan kepentingan umum.

    Peran Dubalang Kuantan Dalam Penanganan PETI

    Belum lama ini, ratusan Dubalang Kuantan satuan pengamanan berbasis kearifan lokal adat dikukuhkan oleh Gubernur Riau dan diserahkan tongkat komando oleh Kapolda Riau dalam sebuah acara besar di Teluk Kuantan.

    Pelantikan ini menandai peran baru mereka tidak hanya sebagai penjaga adat, tetapi juga sebagai bagian dari upaya perlindungan lingkungan dan keamanan wilayah, termasuk dalam pencegahan aktivitas PETI yang merusak alam di Kuansing.

    Menurut gagasan dari Kapolda Riau, Dubalang akan berperan sebagai garda terdepan masyarakat dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan ekosistem. Mereka diharapkan mampu menjadi mitra polisi dan pemerintah dalam mencegah penambangan ilegal, mengawasi aktivitas di sekitar sungai dan hutan, serta memberi efek sosial preventif sehingga masyarakat sendiri terlibat menjaga lingkungannya.

    Kolaborasi ini sejalan dengan pendekatan Green Policing yang diusung Polda Riau – yaitu penegakan hukum lingkungan yang tidak hanya represif, tetapi juga melibatkan masyarakat adat dan lokal untuk menjaga keberlanjutan alam dan sumber daya setempat.

    Masyarakat berharap aparat penegak hukum, baik Polsek, Polres, hingga Polda Riau, bersama dengan Dubalang yang baru dilantik dapat menunjukkan peran nyata dalam penertiban PETI di dua lokasi tersebut, bukan hanya sekadar ajakan sosialisasi.

    Pasalnya, selama ini mesin-mesin PETI disebut hanya berhenti saat ada razia, namun kembali beroperasi setelah aparat meninggalkan lokasi.

    “Kalau dibiarkan terus, kerusakan lingkungan makin parah dan hukum seolah tak punya wibawa,” ujar seorang warga Benai.

    Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian, pemerintah daerah, maupun Dubalang belum merilis pernyataan resmi terkait upaya strategis lanjutan dalam menindak aktivitas PETI di wilayah Kecamatan Benai.

    (Zul)

    Editor : Feri Windria

  • Danramil 03/Sungai Sembilan, Kapten Inf. Hendra Darma Hadiri Panen Raya Jagung Pipil

    Danramil 03/Sungai Sembilan, Kapten Inf. Hendra Darma Hadiri Panen Raya Jagung Pipil

    foto : Danramil 03/SS Kapten Inf Surya Dharma lagi memanen jagung 

    DUMAI – Danramil 0320/Sungai Sembilan, Kapten Inf. Hendra Darma, menghadiri kegiatan Panen Raya Jagung Pipil yang digelar Polsek Sungai Sembilan Polres Dumai di Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, Kamis (8/1/2026).

    Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mendukung Program Nasional Ketahanan Pangan Kuartal I Tahun 2026.

    Panen raya tersebut dilaksanakan di lahan perorangan milik Bapak Suwito di Kelurahan Lubuk Gaung serta lahan Kelompok Tani (Poktan) Bina Tani Mandiri di Kelurahan Sungai Geniot, dengan total luas lahan sekitar ±1,5 hektare. Kegiatan juga terhubung secara nasional melalui Zoom Meeting.

    Kegiatan ini turut dihadiri Kapolres Dumai AKBP Angga F. Herlambang, S.IK., S.H., Kapolsek Sungai Sembilan IPTU Apriadi, S.H., M.H., unsur pemerintah daerah, Dinas Pertanian Kota Dumai, Bulog Kota Dumai, jajaran Polres Dumai, kelompok tani, serta masyarakat setempat.

    Kapolres Dumai AKBP Angga F. Herlambang menyampaikan bahwa panen raya jagung pipil ini merupakan wujud nyata sinergi antara Polri, TNI, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan petani.

    Sementara itu, Kapolsek Sungai Sembilan IPTU Apriadi, S.H., M.H. menegaskan komitmen Polsek Sungai Sembilan dalam mendukung sektor pertanian di wilayah hukumnya.

  • Panen Raya Jagung Pipil di Sungai Sembilan, Polri dan Petani Bersinergi Dukung Ketahanan Pangan Nasional

    Panen Raya Jagung Pipil di Sungai Sembilan, Polri dan Petani Bersinergi Dukung Ketahanan Pangan Nasional

    DUMAI – Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus digalakkan di berbagai daerah. Di Kota Dumai, sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat tani diwujudkan melalui kegiatan Panen Raya Jagung Pipil Kwartal I Tahun 2026 yang dilaksanakan di Kecamatan Sungai Sembilan, Kamis (8/1/2026).

    Kegiatan panen raya ini berlangsung di dua lokasi berbeda, yakni lahan perorangan milik Suwito seluas ±0,5 hektare di Kelurahan Lubuk Gaung, serta lahan milik Kelompok Tani Bina Tani Mandiri seluas ±1 hektare di Kelurahan Sungai Geniot.

    Acara diawali dengan pembukaan dan doa bersama, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari sejumlah pihak. Kapolres Dumai, AKBP Angga F. Herlambang, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi kepada para petani atas kerja keras yang telah dilakukan sejak proses tanam hingga panen.

    “Kegiatan panen jagung pipil ini bukan hanya membahagiakan para petani, tetapi juga menjadi harapan besar bagi peningkatan ketahanan pangan dan perekonomian masyarakat, khususnya di Kecamatan Sungai Sembilan,” ujar AKBP Angga.

    Ia menegaskan bahwa jagung merupakan komoditas strategis yang berperan penting bagi kebutuhan industri pakan ternak maupun konsumsi masyarakat. Oleh karena itu, Polri berkomitmen untuk terus mendukung sektor pertanian.

    “Polri, khususnya Polsek Sungai Sembilan Polres Dumai, akan terus mendukung program pemerintah di bidang pertanian, mulai dari pendampingan, pengamanan distribusi pupuk bersubsidi, hingga pencegahan praktik-praktik yang merugikan petani,” tegasnya.

    Menurutnya, keberhasilan panen ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dapat memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan petani.

    Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kota Dumai, Erliawati, menyampaikan dukungan penuh terhadap Program Nasional Ketahanan Pangan yang sedang dijalankan.

    “Kami sangat mendukung program nasional ketahanan pangan ini. Terima kasih kepada Polri, masyarakat, dan kelompok tani atas kerja sama dan dedikasinya sehingga Panen Raya Jagung Pipil ini dapat terlaksana dengan baik,” ujarnya.

    Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjadi motivasi bagi petani lain untuk mengembangkan sektor pertanian, khususnya komoditas jagung.

    Ketua Kelompok Tani Bina Tani Mandiri, Subakti, juga mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kepercayaan dan bantuan yang diberikan kepada para petani.

    “Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan dan kepercayaan dari Polri, khususnya Polsek Sungai Sembilan Polres Dumai, yang telah mendampingi para petani jagung dari masa tanam hingga panen,” kata Subakti.

    Ia menegaskan bahwa para petani di Kecamatan Sungai Sembilan selalu mendukung Program Nasional Ketahanan Pangan.

    “Kami sangat mengapresiasi Polres Dumai dan Polsek Sungai Sembilan yang telah mengajak pemerintah dan masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan program ini, baik melalui dukungan semangat, materi, maupun penyediaan lahan,” tambahnya.

    Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan panen raya jagung pipil, foto bersama, serta panen serentak yang dilaksanakan secara live streaming.

    Pada kesempatan tersebut, Kapolres Dumai juga menyerahkan bantuan sembako kepada petani jagung pipil, Suwito, sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat di bidang pertanian.

    Dari hasil panen, lahan perorangan milik Suwito di Kelurahan Lubuk Gaung menghasilkan jagung pipil sebanyak ±820 kilogram, sedangkan lahan Kelompok Tani Bina Tani Mandiri di Kelurahan Sungai Geniot menghasilkan ±2.000 kilogram.

    Meski demikian, selama masa perawatan hingga panen, para petani masih menghadapi sejumlah kendala, terutama serangan hama seperti babi hutan dan monyet yang cukup mengganggu pertumbuhan tanaman jagung.

    Kegiatan Panen Raya Jagung Pipil ini diharapkan dapat menjadi contoh keberhasilan kolaborasi lintas sektor dalam mendukung kemandirian dan ketahanan pangan, khususnya di wilayah Kota Dumai.***

  • Perkuat Sinergi Pengamanan Swakarsa, di HUT Satpam ke-45, Polres Dumai Gelar Do,a Syukuran

    Perkuat Sinergi Pengamanan Swakarsa, di HUT Satpam ke-45, Polres Dumai Gelar Do,a Syukuran

     

    Perkuat Sinergi Pengamanan Swakarsa, di HUT Satpam ke-45, Polres Dumai Gelar Do,a Syukura

    DUMAI — Polres Dumai menggelar acara syukuran dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Satuan Pengamanan (Satpam) ke-45 Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Wicaksana Laghawa Polres Dumai, Kamis (8/1/2026) pagi.

    Kegiatan tersebut mengusung tema “Satpam Bersatu, Berdaulat, Berdedikasi, dan Profesional”, sebagai wujud penguatan peran Satpam dalam mendukung stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

    Kegiatan yang dimulai sekira pukul 08.00 WIB tersebut dihadiri langsung oleh Kapolres Dumai AKBP Angga Febrian Herlambang, S.I.K., S.H., didampingi Wakapolres Dumai Kompol Rahmat Syah, S.Kom., S.I.K., M.I.K., para pejabat utama Polres Dumai, serta sejumlah perwakilan instansi pemerintah, BUMN, perbankan, pimpinan perusahaan, Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP), dan sekitar 100 orang perwakilan Satpam dari berbagai perusahaan di Kota Dumai.

    Dalam sambutannya, Kapolres Dumai menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh personel Satuan Pengamanan atas dedikasi, loyalitas, dan profesionalisme yang telah ditunjukkan selama menjalankan tugas pengamanan di lingkungan kerja masing-masing.

    Menurutnya, Satpam memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam sistem pengamanan swakarsa yang turut menopang tugas-tugas Kepolisian.

    “Selama 45 tahun perjalanan Satpam, berbagai tantangan telah dihadapi seiring perkembangan zaman dan dinamika masyarakat.

    Namun demikian, peran Satpam tetap vital dan strategis dalam mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif, baik di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat,” ujar Kapolres.

    Kapolres menegaskan bahwa peringatan HUT Satpam ke-45 bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan momentum refleksi dan evaluasi untuk terus meningkatkan kualitas kinerja, kompetensi, serta integritas personel Satpam.

    Ia juga mengajak seluruh Satpam untuk memperkuat sinergi dengan Kepolisian dan para pemangku kepentingan lainnya dalam menghadapi tantangan keamanan yang semakin kompleks.

    Pada kesempatan tersebut, Kapolres Dumai juga memberikan sejumlah penekanan kepada seluruh personel Satpam, di antaranya pentingnya meningkatkan soliditas, disiplin, dedikasi, dan profesionalisme sebagai pengemban fungsi kepolisian terbatas.

    Selain itu, Satpam diharapkan terus mengasah pengetahuan dan keterampilan guna menunjang pelaksanaan tugas di lapangan, serta memperkuat koordinasi dengan perangkat pemerintahan, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas.

    Rangkaian kegiatan syukuran HUT Satpam ke-45 diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan pembacaan doa, penampilan tari persembahan, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, Mars Satpam, serta penyampaian selayang pandang perjalanan Satpam.

    Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemberian piagam penghargaan kepada perwakilan Satpam berprestasi, pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur, foto bersama, dan ramah tamah.

    Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekira pukul 10.00 WIB dan berlangsung dalam suasana aman, tertib, dan kondusif.

    Melalui peringatan HUT Satpam ke-45 ini, Polres Dumai berharap sinergi antara Kepolisian dan Satuan Pengamanan semakin solid dalam mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kota Dumai.

  • Wako H. Paisal Rotasi dan Lantik Pejabat di Lingkungan Pemko Dumai Besar Besaran 

    Wako H. Paisal Rotasi dan Lantik Pejabat di Lingkungan Pemko Dumai Besar Besaran 

    Ilustrasi : foto 

    DUMAI — Jika tak ada aral melintang Walikota Dumai H Paisal, Besok (9/1/2026) akan melakukan rotasi besar besaran pejabat dilingkungan Pemko Dumai dan melantik pejabat baru.

    Yang akan mengisi posisi jabatan strategis disejumlah dinas, kecamatan dan kelurahan.

    Pelantikan yang bakal dilaksanakan Gedung Serbaguna Sri Bunga tanjung tersebut lebih mengedepankan pada rotasi untuk penyegaran dan melantik camat Dumai Selatan dan Dumai Timur.

    Informasi yang diterima media sejumlah lurah bakal ikut di rotasi, ada yang naik eselon dan ada juga di eselon yang sama.

    Tak hanya itu dikalangan sekretaris dinas, kantor dan badan bakal ikut di rolling ketempat yang baru.

    “Pejabat fungsional yang dirotasi mencapai puluhan orang bang. Termasuk camat dan lurah, ” kata beberapa yang enggan disebut namanya.

    Mereka yang akan dilantik eselon III dan IV seperti Camat Dumai Selatan akan diisi oleh Aldi yang selama ini bertugas di Kantor Satpol PP atau mantan lurah Mekar Sari.

    Selanjutnya Camat Dumai Timur akan diisi oleh Andi yang selama ini Wadir RSUD dr Suhatman sedangkan posisi Wadir akan diisi oleh Irvan yang selama ini bertugas di RSUD.

    Tak hanya beberapa jabatan sekretaris dinas bakal di rolling juga seperti sekretaris Diskominfotik akan menempati sekretaris Dinas Pendidikan, Sekretaris Dinas PUPR. Sedangkan sejumlah Kabid di Dinas PUPR juga akan berganti dan mereka akan menempati jabatan sekretaris di sejumlah Dinas.

    Pelantikan akan dilaksanakan ba, da Jumat yang akan dihadiri Wakil Walikota, setda Dumai, kepala inspektorat dan Dinas serta badan di lingkungan Pemko Dumai. ***(Rls)

    Editor : Feri Windria

  • KNPI Dumai Menembus Batas Daerah, Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Aceh Tenggara

    KNPI Dumai Menembus Batas Daerah, Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Aceh Tenggara

    DUMAI – Di saat banyak pihak masih berkutat pada wacana, DPD KNPI Kota Dumai memilih bergerak nyata. Kepedulian itu dibuktikan dengan penyaluran bantuan kemanusiaan kepada warga Desa Simpur, Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara, yang terdampak bencana alam.

    Pada Selasa (7/1/2026), sebagian donasi yang dihimpun dari pengurus dan anggota DPD KNPI Dumai telah disampaikan langsung kepada masyarakat terdampak melalui perwakilan warga Dumai yang berada di Aceh. Langkah ini dilakukan untuk memastikan bantuan benar-benar sampai ke tangan korban, tanpa hambatan birokrasi.

    “Alhamdulillah, hari ini sebagian amanah dari teman-teman KNPI Dumai telah kami sampaikan kepada masyarakat Desa Simpur,” ujar Muhammad Aderman wakil ketua bidang Sosial dan politik DPD KNPI Dumai sebagai Kordinator Gerakan DPD KNPI Dumai peduli Bencana.

    Nanda Aulia Rahman ketua DPD KNPI DUMAI mengatakan

    Aksi ini merupakan bagian dari gerakan “KNPI Dumai Peduli Bencana”, sebuah inisiatif solidaritas pemuda lintas daerah yang menegaskan bahwa kemanusiaan tidak mengenal batas wilayah. Di tengah situasi sulit yang dihadapi warga Aceh Tenggara, KNPI Dumai hadir membawa harapan dan empati.

    Ali Tomu bendahara DPD KNPI Dumai juga menegaskan bahwa gerakan ini bukan sekadar simbolik, melainkan panggilan moral untuk saling membantu saat saudara sebangsa dilanda musibah. KNPI Dumai juga membuka ruang bagi masyarakat yang ingin turut berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan lanjutan.*