Polda Riau Gelar Exit Meeting Pemeriksaan BPK RI Semester II 2026, Kapolda Tekankan Tindak Lanjut Rekomendasi

Berita, Nasional43 Dilihat
banner 468x60

RIAU –  Kepolisian Daerah (Polda) Riau menggelar *Exit Meeting Pelaksanaan Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Semester II Tahun 2026*, Kamis (20/8/2026), di Aula Tribrata Lantai 5 Polda Riau.

Kegiatan tersebut dipimpin Kapolda Riau Irjen Pol. Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum., dan dihadiri para pejabat utama (PJU) Polda Riau, para Kapolres/ta jajaran, serta Tim Pemeriksa BPK RI yang dipimpin Denny Prasetyo dan Yuniar Arifianto.

banner 336x280

Rangkaian kegiatan diawali dengan paparan hasil pemeriksaan oleh Tim BPK RI. Paparan tersebut menjadi bagian penting dalam mengevaluasi pelaksanaan program dan pengelolaan administrasi di lingkungan Polda Riau.

Dalam kesempatan itu, Kapolda Riau menyampaikan apresiasi kepada Tim Pemeriksa BPK RI atas pelaksanaan pemeriksaan serta masukan yang diberikan selama proses audit.

Menurutnya, hasil pemeriksaan tidak hanya menjadi catatan administratif, tetapi harus dijadikan bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas tata kelola dan pelaksanaan tugas kepolisian.

Kapolda Riau menegaskan bahwa hasil pemeriksaan perlu ditindaklanjuti secara serius, khususnya dalam memperkuat tata kelola Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), penegakan hukum di bidang lalu lintas, serta upaya pencegahan dan penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Ia meminta seluruh jajaran mencermati setiap rekomendasi yang disampaikan BPK RI dan memastikan tidak berhenti pada tahap administrasi semata.

Dalam arahannya, Kapolda Riau menekankan empat hal penting yang harus menjadi perhatian jajaran.

Pertama, mencermati seluruh rekomendasi hasil pemeriksaan BPK RI. Kedua, segera melakukan langkah-langkah perbaikan terhadap temuan yang ada.

Ketiga, memastikan setiap tindak lanjut dilakukan secara terukur, tepat sasaran, dan dapat dipertanggungjawabkan. Keempat, memperkuat pengawasan internal guna mencegah terulangnya permasalahan serupa di kemudian hari.

Kapolda berharap seluruh jajaran dapat menjadikan hasil pemeriksaan sebagai momentum untuk memperbaiki sistem kerja, meningkatkan akuntabilitas, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

Selain aspek tata kelola dan pengawasan, Kapolda Riau juga menyoroti program Ekspedisi Merah Putih Presisi sebagai salah satu bentuk nyata kehadiran Polri di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Program tersebut dinilai menjadi bagian dari upaya Polri memperkuat kehadiran negara sekaligus membangun kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan, termasuk menjaga kawasan pesisir Riau.

Melalui kegiatan tersebut, Polda Riau menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat pengawasan internal, serta memastikan setiap pelaksanaan tugas berjalan secara transparan dan akuntabel.

Humas Polda Riau

banner 336x280