TANJUNGPINANG – Kisah inspiratif datang dari Nindy Harsita Putri (16), siswi SMA Negeri 2 Tanjungpinang, Kepulauan Riau. Di tengah persaingan ketat dalam seleksi, Nindy berhasil terpilih menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) untuk memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Prestasi tersebut semakin bermakna karena Nindy merupakan putri seorang pengemudi ojek pangkalan. Sang ayah, Harmani, sehari-hari bekerja sebagai tukang ojek di kawasan Tanjungpinang demi memenuhi kebutuhan keluarganya.
Di balik keberhasilan Nindy, terdapat peran besar keluarga yang senantiasa menanamkan nilai disiplin, kemandirian, kerja keras, dan tanggung jawab sejak usia dini.
Berbekal nilai-nilai tersebut, Nindy mengikuti proses seleksi Paskibraka dan berhasil lolos setelah bersaing dengan ratusan peserta. Terpilihnya Nindy menjadi bukti bahwa latar belakang keluarga bukan penghalang untuk meraih prestasi dan mengukir kebanggaan.
Puncak perjuangan Nindy berlangsung pada 17 Agustus 2026. Ia dipercaya menjalankan tugas sebagai anggota Paskibraka Provinsi Kepulauan Riau dalam upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Momen tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi Harmani. Sebagai seorang ayah yang sehari-hari menggantungkan penghasilan dari mengemudi ojek, ia mengaku terharu melihat putrinya mengenakan seragam Paskibraka dan menjalankan tugas untuk mengibarkan Sang Merah Putih.
Kisah Nindy sekaligus menunjukkan bahwa kesempatan untuk berprestasi dapat diraih siapa saja melalui kerja keras, kedisiplinan, dan kemauan untuk terus berkembang.
Setelah menyelesaikan pendidikan di bangku SMA, Nindy memiliki cita-cita besar. Ia ingin melanjutkan pendidikan hingga diterima di Akademi Kepolisian (Akpol).
Cita-cita tersebut menjadi target berikutnya yang ingin diwujudkan Nindy. Pengalaman menjadi anggota Paskibraka di tingkat provinsi diharapkan semakin membentuk karakter disiplin, tangguh, dan bertanggung jawab sebagai bekal untuk mengejar impiannya.
Perjalanan Nindy menjadi Paskibraka Provinsi Kepri 2026 pun menjadi cerita inspiratif bahwa keterbatasan ekonomi keluarga tidak semestinya menjadi batas bagi seorang anak untuk bermimpi dan berprestasi.













