DUMAI – Realisasi Transfer ke Daerah (TKD) Pemerintah Kota Dumai, Provinsi Riau, hingga Agustus 2026 tercatat mencapai Rp446,39 miliar atau sekitar 63,15 persen dari total anggaran TKD yang ditetapkan sebesar Rp706,91 miliar.
Berdasarkan data Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026, alokasi TKD Pemkot Dumai tahun ini mengalami penurunan sekitar 31,52 persen dibandingkan dengan anggaran TKD pada tahun sebelumnya.
Realisasi Sudah Menembus 63,15 Persen
Realisasi TKD tersebut merupakan capaian selama periode Januari hingga Agustus 2026. Dengan realisasi Rp446,39 miliar, masih terdapat sekitar Rp260,52 miliar dari pagu anggaran TKD 2026 yang belum terealisasi.
Data tersebut menunjukkan bahwa penyerapan TKD Pemkot Dumai hingga memasuki bulan kedelapan tahun anggaran telah mencapai lebih dari separuh total alokasi yang tersedia.
TKD Bersumber dari Tiga Komponen Utama
Secara rinci, alokasi TKD Pemkot Dumai tahun 2026 berasal dari tiga komponen utama, yakni Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Bagi Hasil (DBH), serta Dana Alokasi Khusus (DAK) Nonfisik.
Rinciannya meliputi:
* Dana Alokasi Umum (DAU): Rp270,45 miliar
* Dana Bagi Hasil (DBH): Rp90,27 miliar
* Dana Alokasi Khusus (DAK) Nonfisik: Rp85,66 miliar
Jika dijumlahkan, ketiga komponen tersebut mencapai sekitar Rp446,38 miliar, atau sangat mendekati angka realisasi TKD sebesar Rp446,39 miliar.
Masih Ada Ruang untuk Realisasi hingga Akhir Tahun
Dengan pagu TKD sebesar Rp706,91 miliar dan realisasi Rp446,39 miliar hingga Agustus 2026, pemerintah daerah masih memiliki waktu untuk merealisasikan sisa anggaran hingga akhir tahun.
Perkembangan realisasi TKD tersebut menjadi salah satu indikator penting dalam melihat kemampuan fiskal daerah, khususnya dalam mendukung pembiayaan berbagai program dan pelayanan publik di Kota Dumai.













