Bupati Bengkalis Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Ayahanda Nurhadi

Berita, peristiwa58 Dilihat
banner 468x60

BENGKALIS – Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Kabar duka menyelimuti keluarga besar Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Sekretariat Daerah Kabupaten Bengkalis. Ayahanda Nurhadi, Hanifah bin Antek, meninggal dunia pada Selasa, 18 Agustus 2026, sekitar pukul 07.40 WIB, dalam usia 83 tahun.

Almarhum diketahui telah cukup lama mengalami sakit sebelum akhirnya mengembuskan napas terakhir. Kepergian Hanifah bin Antek meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, serta seluruh pihak yang selama ini mengenal almarhum.

banner 336x280

Kabar duka tersebut turut mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Bengkalis. Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni menyampaikan ucapan belasungkawa dan duka cita mendalam kepada Nurhadi beserta seluruh keluarga besar almarhum.

“Atas nama pribadi, keluarga dan Pemerintah Kabupaten Bengkalis, kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya almarhum Hanifah bin Antek. Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa-dosanya, melapangkan kuburnya, menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya, serta memberikan ketabahan, kesabaran dan keikhlasan kepada keluarga yang ditinggalkan. Aamiin ya Rabbal ’alamin,” ungkap Bupati Kasmarni.

Bupati Kasmarni mengatakan, wafatnya seseorang merupakan ketetapan Allah SWT yang tidak dapat dihindari oleh setiap insan. Di tengah suasana duka dan kehilangan, doa menjadi salah satu bentuk penghormatan sekaligus ikhtiar agar almarhum memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT.

Ia juga mengajak masyarakat Kabupaten Bengkalis untuk bersama-sama mendoakan almarhum Hanifah bin Antek agar seluruh amal ibadahnya diterima dan mendapatkan rahmat serta ampunan dari Allah SWT.

“Semoga seluruh amal ibadah almarhum diterima dan mendapatkan ridha Allah SWT. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga senantiasa diberikan kekuatan, kesabaran dan keikhlasan dalam menerima ketetapan Allah SWT,” harapnya.

Ungkapan belasungkawa tersebut menjadi bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Bengkalis terhadap keluarga jajaran pemerintahan yang sedang mengalami musibah. Dukungan moral dan doa diharapkan dapat memberikan kekuatan bagi keluarga yang ditinggalkan dalam menghadapi masa duka.

Kepergian Hanifah bin Antek pada usia 83 tahun menjadi momentum bagi keluarga, kerabat, dan seluruh pihak yang mengenalnya untuk mengenang perjalanan hidup serta kebaikan almarhum.

Semoga almarhum Hanifah bin Antek mendapat husnul khatimah, seluruh amal baiknya diterima Allah SWT, segala kekhilafannya diampuni, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan keteguhan hati dan keikhlasan.

Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Allahummaghfir lahu warhamhu wa ‘afihi wa’fu ‘anhu.

Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. Aamiin ya Rabbal ’alamin.

banner 336x280