PLN di Tojo Una-Una Diplesetkan Jadi “Pemadaman Luar Nalar”, Warga Pertanyakan Kepastian Listrik

Berita13 Dilihat
banner 468x60

TOJO UNA-UNA – Gangguan dan pemadaman listrik yang terjadi berulang di Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah, mulai memicu keresahan di tengah masyarakat. Kondisi tersebut bahkan membuat sebagian warga melontarkan sindiran dengan memplesetkan singkatan PLN menjadi “Pemadaman Luar Nalar.”

Sindiran tersebut muncul sebagai bentuk kekecewaan masyarakat terhadap pemadaman listrik yang dinilai semakin sulit diprediksi. Dalam beberapa waktu terakhir, listrik disebut kerap padam dan kembali menyala dalam pola yang tidak menentu.

banner 336x280

Bagi masyarakat, persoalan bukan hanya mengenai listrik yang padam, tetapi juga dampak yang ditimbulkan. Aktivitas rumah tangga, usaha kecil, pelayanan masyarakat hingga pekerjaan yang bergantung pada listrik ikut terganggu.

Sejumlah warga juga mengeluhkan potensi kerusakan peralatan elektronik akibat listrik yang padam dan menyala secara berulang. Kondisi tersebut dinilai dapat menimbulkan kerugian bagi masyarakat apabila berlangsung terus-menerus.

“PLN itu Perusahaan Listrik Negara. Tapi kalau pemadamannya seperti ini, masyarakat sampai memplesetkan menjadi Pemadaman Luar Nalar,” ujar salah seorang warga dengan nada kecewa.

Masyarakat meminta pihak PLN memberikan penjelasan secara terbuka mengenai penyebab pemadaman yang terjadi di wilayah Tojo Una-Una. Jika pemadaman memang disebabkan oleh gangguan teknis atau kondisi tertentu, warga berharap informasi tersebut disampaikan secara jelas, termasuk perkiraan waktu pemulihan.

Warga menilai transparansi sangat penting agar masyarakat tidak terus bertanya-tanya dan dapat mempersiapkan diri ketika terjadi pemadaman.

“Kalau memang ada gangguan, sampaikan apa kendalanya. Jangan masyarakat dibiarkan menebak-nebak. Kami hanya ingin kepastian kapan listrik padam dan kapan kembali normal,” keluh warga lainnya.

Masyarakat berharap PLN segera melakukan evaluasi terhadap kondisi kelistrikan di Tojo Una-Una dan memastikan pelayanan listrik dapat berjalan lebih stabil.

Sebab, listrik bukan sekadar kebutuhan rumah tangga, tetapi telah menjadi bagian penting dalam menunjang aktivitas ekonomi, pendidikan, komunikasi dan kehidupan masyarakat sehari-hari.

Kini pertanyaannya, sampai kapan masyarakat Tojo Una-Una harus menghadapi “Pemadaman Luar Nalar” tersebut?

Pewarta: Ahmad Tuliabu

banner 336x280