Dua Korban Kecelakaan Kapal Pekerja Migran di Dumai Ditemukan Meninggal Dunia

Berita, peristiwa31 Dilihat
banner 468x60

BENGKALIS – Tim SAR Gabungan menemukan dua korban kecelakaan kapal pekerja migran yang tenggelam di perairan Pulau Rupat, Dumai. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada hari ketiga operasi pencarian, sementara satu korban lainnya masih dinyatakan hilang.

Kecelakaan terjadi pada Jumat ketika kapal pekerja migran rute Rupat–Malaysia yang menggunakan speed boat bermesin ganda mengalami kecelakaan setelah diterjang hujan lebat, angin kencang, dan badai di sekitar perairan Pulau Rupat.

banner 336x280

Dalam pencarian hari ketiga, Senin, Tim SAR Gabungan memperluas area operasi hingga 291 Nm² dengan *track spacing* 0,5 Nm.

Korban pertama ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan mengapung sekitar 2,5 Nm dari lokasi kejadian.

Tak berselang lama, petugas kembali menemukan korban kedua yang juga dalam kondisi meninggal dunia. Korban tersebut ditemukan mengapung sekitar 11,6 Nm dari lokasi awal kecelakaan.

Kedua korban kemudian dievakuasi menuju Pelabuhan Wilmar Dumai. Selanjutnya, jenazah diserahkan kepada tim Inafis untuk menjalani proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut.

Kepala Kantor SAR Pekanbaru, Budi Cahyadi, mengatakan operasi pencarian masih terus dilakukan untuk menemukan satu korban yang hingga kini belum ditemukan.

Menurutnya, seluruh unsur SAR gabungan akan tetap melakukan penyisiran dengan memperhatikan keselamatan para personel yang bertugas di lapangan.

Berdasarkan data sementara yang diterima tim SAR, terdapat 22 orang dalam daftar korban kecelakaan kapal tersebut.

Dari jumlah itu, sebanyak 19 orang dilaporkan selamat, dua orang ditemukan meninggal dunia, sedangkan satu orang lainnya masih dalam pencarian.

“Dari data sementara, sebanyak 22 orang tercatat dalam daftar korban, dengan 19 orang selamat, dua orang ditemukan meninggal dunia, dan satu orang masih dalam pencarian,” kata Budi Cahyadi.

Tim SAR Gabungan hingga kini masih melanjutkan operasi pencarian dengan memperluas penyisiran di wilayah perairan yang dinilai berpotensi menjadi lokasi ditemukannya korban.

banner 336x280