Dukungan 37 Cabor, AKJ Menguat dalam Bursa Ketua KONI Dumai

Berita, Olahraga191 Dilihat
banner 468x60

Ket foto: Abdul Kadir Jailani (AKJ)

DUMAI – Dukungan terhadap Abdul Kadir Jailani (AKJ) untuk memimpin Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Dumai disebut terus menguat. Sebanyak 37 cabang olahraga (cabor) diklaim telah menyatakan dukungan kepada AKJ dalam proses pemilihan Ketua KONI Dumai.

banner 336x280

Dukungan tersebut dinilai tidak semata-mata didasarkan pada kepentingan personal, tetapi juga mempertimbangkan kapasitas AKJ dalam membangun komunikasi, merangkul berbagai pihak, serta menjaga kekompakan antarcabor.

Salah seorang pengurus cabor yang ditemui media ini mengatakan, dukungan diberikan karena AKJ dinilai memiliki kapasitas dan pengalaman dalam membangun komunikasi dengan berbagai elemen olahraga.

Menurutnya, dukungan tersebut diberikan secara sukarela tanpa adanya paksaan maupun intervensi dari pihak tertentu.

“Dukungan ini diberikan karena kami menilai AJK layak dan teruji. Beliau mampu merangkul cabor-cabor tanpa paksaan,” ujarnya.

Ia menilai kemampuan merangkul berbagai cabor menjadi salah satu modal penting bagi calon Ketua KONI. Sebab, organisasi tersebut menaungi banyak cabang olahraga dengan karakter, kebutuhan, dan kepentingan yang berbeda.

Pengamat Ekonomi dan Pembangunan, Muhammad Rian, turut menilai AKJ memiliki kapasitas untuk memimpin KONI Kota Dumai.

Menurut Muhammad Rian, dukungan yang disebut telah mencapai 37 cabor menunjukkan adanya tingkat kepercayaan terhadap sosok AKJ. Namun, ia menegaskan bahwa proses pemilihan Ketua KONI harus tetap berlangsung secara demokratis, transparan, dan sesuai dengan ketentuan organisasi.

“AKJ pantas dan layak memimpin KONI Dumai. Salah satu kelebihannya adalah kemampuan merangkul cabor-cabor. Itu penting karena KONI merupakan wadah yang menaungi banyak cabang olahraga dengan kepentingan yang beragam,” jelas Muhammad Rian.

Muhammad Rian juga mengingatkan seluruh pihak yang terlibat dalam proses pemilihan agar mengedepankan persatuan dan kepentingan kemajuan olahraga Kota Dumai.

Menurutnya, perbedaan pilihan dalam sebuah proses pemilihan merupakan hal yang wajar. Namun, perbedaan tersebut tidak semestinya berkembang menjadi konflik yang berujung pada perpecahan antarcabor.

 

“Jangan sampai proses pemilihan justru memecah-belah cabor yang sudah memberikan dukungan. Siapa pun yang nantinya terpilih harus mampu merangkul seluruh cabor dan mengutamakan kemajuan olahraga Dumai,” tegasnya.

Ia berharap seluruh pihak dapat menjaga suasana tetap kondusif hingga proses pemilihan selesai. Dukungan kepada calon, katanya, semestinya menjadi bagian dari dinamika demokrasi olahraga, bukan menjadi alasan untuk menciptakan tekanan maupun perpecahan.

Dengan dukungan yang disebut telah mencapai 37 cabor, AKJ kini menjadi salah satu figur yang diperhitungkan dalam bursa Ketua KONI Kota Dumai.

Meski demikian, jumlah dukungan tersebut belum menjadi keputusan akhir. Penetapan Ketua KONI tetap harus dilakukan melalui mekanisme pemilihan sesuai dengan ketentuan dan aturan organisasi yang berlaku.

Karena itu, seluruh pihak diharapkan dapat menjaga proses pemilihan tetap sehat, terbuka, demokratis, dan menjunjung tinggi sportivitas. Siapa pun yang nantinya terpilih diharapkan mampu menyatukan seluruh elemen olahraga serta membawa KONI Kota Dumai menuju prestasi yang lebih baik.

banner 336x280