Blog

  • Ayo Kibarkan Merah Putih!

    RIAU — Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, mari kita kobarkan kembali semangat nasionalisme dengan langkah sederhana namun penuh makna: memasang dan mengibarkan Bendera Merah Putih di rumah masing-masing.

    Merah Putih bukan sekadar selembar kain. Bendera kebangsaan Indonesia merupakan simbol perjuangan, persatuan, serta kebanggaan sebagai bangsa Indonesia. Karena itu, momentum kemerdekaan tahun ini patut kita semarakkan bersama dengan menghiasi lingkungan tempat tinggal dengan Merah Putih.

    Semangat kemerdekaan bukan hanya tentang mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga tentang menjaga persatuan dan kebersamaan di tengah keberagaman.

    Indonesia menjadi kuat bukan karena kita memiliki kesamaan dalam segala hal, melainkan karena kita mampu bersatu, saling menghargai, dan bergerak bersama untuk menjaga keutuhan bangsa.

    Mari jadikan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai momentum untuk menumbuhkan kembali rasa cinta Tanah Air, dimulai dari lingkungan dan rumah kita masing-masing.

    Kibarkan Merah Putih. Semarakkan Kemerdekaan. Wujudkan Indonesia Bersatu.

  • Dishub Kota Dumai Tindak Lanjuti Monitoring ASKI Tahun 2026

    DUMAI – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Dumai menindaklanjuti pelaksanaan Audit Sistem Kearsipan Internal (ASKI) Tahun 2026 yang dilaksanakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Dumai.

    Tindak lanjut tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola kearsipan di lingkungan Dishub Kota Dumai agar berjalan tertib, sesuai ketentuan, serta mampu mendukung peningkatan kualitas administrasi pemerintahan.

    Evaluasi Pengelolaan Arsip

    Dalam kegiatan monitoring, dilakukan peninjauan terhadap hasil *self assessment* serta kelengkapan pengisian formulir ASKI pada unit kearsipan dan unit pengolah.

    Proses tersebut juga menjadi bagian dari tahapan persiapan penerbitan Rencana Hasil Audit Sementara (RHAS).

    Evaluasi dilakukan untuk melihat sejauh mana pengelolaan arsip telah memenuhi aspek administrasi, kelengkapan dokumen, serta penataan dan pengendalian arsip.

    Dorong Kearsipan yang Tertib dan Akuntabel

    Dishub Kota Dumai berkomitmen untuk terus melakukan pembenahan dan peningkatan kualitas tata kelola kearsipan. Upaya tersebut mencakup peningkatan tertib administrasi, pemenuhan kelengkapan dokumen, hingga penataan arsip secara sistematis.

    Pengelolaan kearsipan yang baik dinilai penting karena tidak hanya berkaitan dengan penyimpanan dokumen, tetapi juga menjadi bagian dari tertib administrasi dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan pemerintahan.

    Melalui pelaksanaan ASKI Tahun 2026 dan tindak lanjut hasil monitoring, diharapkan sistem kearsipan di lingkungan Dishub Kota Dumai semakin optimal, efektif, dan akuntabel.

    Langkah tersebut sekaligus diharapkan dapat mendukung terwujudnya penyelenggaraan pemerintahan yang tertib, transparan, profesional, serta memiliki tata kelola administrasi yang semakin baik.

  • Pemerintah Kucurkan Rp18,9 Triliun untuk Bantu Daerah Atasi Kesulitan Pembayaran Gaji Pegawai

    Ket foto : Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.

    DUMAI — Pemerintah pusat mencairkan dana tambahan sebesar Rp18,9 triliun kepada 546 pemerintah daerah untuk membantu mengatasi kesulitan pembayaran gaji pegawai, khususnya Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

    Kebijakan tersebut disampaikan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyusul diterbitkannya Keputusan Menteri Keuangan Nomor 198 Tahun 2026 pada 5 Agustus 2026.

    Dana Rp18,9 Triliun Bersumber dari DBH dan DAU

    Tito menjelaskan, dari total dana tambahan tersebut, sebesar Rp10,08 triliun merupakan kekurangan pembayaran Dana Bagi Hasil (DBH) pemerintah pusat kepada daerah.

    Sementara itu, sekitar Rp8,859 triliun lainnya berasal dari tambahan Dana Alokasi Umum (DAU).

    Menurut Tito, dana tersebut telah disalurkan oleh Kementerian Keuangan ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) masing-masing pemerintah daerah sejak 6 Agustus 2026.

    Penyaluran tersebut diharapkan dapat memperkuat kemampuan fiskal daerah, terutama bagi daerah yang menghadapi keterbatasan anggaran untuk memenuhi kewajiban pembayaran belanja pegawai.

    Riau Mendapat Alokasi Rp602,33 Miliar

    Untuk Provinsi Riau, pemerintah pusat mengalokasikan dana tambahan sebesar Rp602,33 miliar yang diberikan kepada 12 kabupaten/kota serta Pemerintah Provinsi Riau.

    Anggaran tersebut bersumber dari tambahan DAU Tahun Anggaran 2026 serta pembayaran kekurangan transfer hingga Tahun Anggaran 2024.

    Tambahan dana ini menjadi salah satu instrumen pemerintah pusat untuk membantu daerah menjaga kelancaran pembayaran kewajiban kepada aparatur, di tengah kondisi fiskal daerah yang berbeda-beda.

    Dengan adanya pencairan tersebut, pemerintah daerah diharapkan dapat mengoptimalkan penggunaan anggaran sesuai ketentuan serta memastikan kebutuhan pembayaran gaji pegawai dapat dipenuhi secara tepat waktu.

  • Konflik Parkir Perusahaan Mengarah ke BUMD, PT Pembangunan Dumai Sampaikan Klarifikasi Langsung dan Hentikan Sementara Pungutan

    ket foto : Kepala Bagian Humas, Bambang Eka Setiawan

    DUMAI – Menyikapi dinamika dan gesekan yang terjadi di lapangan dalam dua hari terakhir terkait pengelolaan perparkiran di kawasan industri, jajaran manajemen PT Pembangunan Dumai memberikan klarifikasi resmi.

    Klarifikasi ini disampaikan langsung oleh Direktur PT Pembangunan Dumai, Andika Fithrian, S.T., melalui Kepala Bagian Humas, Bambang Eka Setiawan, pada Rabu (12/8). Langkah ini diambil untuk memberikan pemahaman secara komprehensif kepada publik mengenai dasar hukum, prosedur kerja, hingga langkah konkret manajemen dalam menjaga kondusivitas daerah.

    BUMD Jalankan Amanah Daerah Secara Prosedural

    Atas arahan Direktur PT Pembangunan Dumai Andika Fithrian, S.T., Kabag Humas Bambang Eka Setiawan menegaskan bahwa keterlibatan BUMD dalam pemungutan pajak/retribusi kantong parkir di kawasan perusahaan murni merupakan bagian dari tugas konstitusional untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Dumai.

    “Direksi menegaskan bahwa langkah BUMD tidak dilakukan secara mendadak apalagi tanpa dasar. Kami diamanahkan untuk ikut menggali potensi PAD. Seluruh tahapan telah dijalankan sesuai aturan dan prosedur yang berlaku, mulai dari penyampaian surat resmi hingga sosialisasi ke pihak perusahaan jauh-jauh hari,” ujar Bambang menyampaikan pesan langsung dari Direktur.

    Atas dasar itu, manajemen menyayangkan munculnya insiden di lapangan yang dinilai berada di luar perkiraan teknis BUMD.

    Langkah Preventif: Pungutan Dihentikan Sementara di Dua Lokasi

    Demi menjaga stabilitas, keamanan, dan suasana kondusif di lingkungan masyarakat maupun kawasan industri, Direktur PT Pembangunan Dumai mengambil keputusan strategis untuk menghentikan sementara kegiatan pemungutan parkir di dua perusahaan yang terdampak.

    Langkah ini diambil bukan sebagai bentuk pengakuan atas pelanggaran prosedur, melainkan sebagai bentuk kehati-hatian (prudence) manajemen sembari melakukan evaluasi.

    Hormati Proses Hukum dan Dorong Manfaat Bersama

    Terkait insiden yang kini sudah ditangani oleh aparat penegak hukum, Direktur PT Pembangunan Dumai Andika Fithrian, S.T., menegaskan sikap BUMD untuk tidak melakukan intervensi apa pun dan menyerahkan sepenuhnya proses penegakan hukum kepada pihak kepolisian.

    Di sisi lain, manajemen membantah tuduhan bahwa BUMD bekerja tanpa legalitas. Konflik yang terjadi di lapangan dinilai lebih didorong oleh faktor resistensi personal atas perubahan pengelola.

    “Arah kebijakan Direktur sangat jelas: BUMD hadir bukan untuk menyingkirkan masyarakat tempatan, melainkan membangun sinergi. Tujuan akhirnya harus win-win solution—ekonomi warga tempatan bergerak melalui peluang kerja, dan Pemko Dumai mendapatkan optimalisasi PAD. Semua ini akan kami tata ulang secara lebih transparan dan profesional,” tutup Bambang.

    Redaksi : Feri Windria

  • Bersama Aparat Desa NNB Desa Gading dan KKN Kelompok 33 STAIN Madina Bangun Gapura 17-an

    PADANG LAWAS – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT-RI) ke 81, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Mandailing Natal (Madina) Kelompok 33 berlokasi di Desa Gading Kecamatan Barumun Barat Kabupaten Padang Lawas bersama Aparat Desa dan Naposo Nauli Bulung (NNB) bergotong royong membangun gapura 17-an HUT RI ke 81.

    Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk partisipasi aktif dalam memeriahkan perayaan kemerdekaan sekaligus mempererat tali silaturahmi antara mahasiswa dan masyarakat setempat, Rabu (12/8/26).

    Proses pembangunan gapura dimulai sejak siang hari, diawali dengan persiapan material seperti bambu, perkakas, dan hiasan kemerdekaan. Mahasiswa KKN bersama NNB dan Aparat Desa saling berbagi tugas, ada yang bertugas memotong bambu, merangkai kayu, hingga memasang ornamen bendera merah putih. Suasana penuh keakraban terlihat ketika mahasiswa dan warga bekerja sama, sambil bercanda dan berbagi cerita.

    Selain membangun gapura, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa untuk memahami semangat gotong royong yang telah menjadi budaya masyarakat Indonesia. Antusiasme warga sangat tinggi, terutama dari para pemuda yang turut membantu mempercantik gapura dengan desain khas kemerdekaan.

    Ketua Kelompok KKN 33 Andri Saputra menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya bertujuan untuk memperindah kampung, tetapi juga sebagai simbol kebersamaan dan rasa nasionalisme. Gapura yang dibangun diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi masyarakat Kampung Krajan dalam menyambut perayaan kemerdekaan.

    Dengan selesainya pembangunan gapura, diharapkan suasana Desa menjadi lebih semarak dan meriah. Kolaborasi antara mahasiswa KKN, Aparat Desa dan NNB ini menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong dan rasa cinta tanah air dapat terwujud melalui aksi sederhana namun penuh makna.”

    Andri Saputra menambahkan, bahwa ide pembuatan gapura ini muncul dari diskusi dengan tokoh masyarakat. “Kami ingin memberikan sesuatu yang berkesan dan bermanfaat bagi desa ini,” ujar andri. Ia menambahkan bahwa proyek ini tidak hanya bertujuan untuk memperindah desa, tetapi juga untuk memperkuat rasa persatuan dan gotong royong antar warga.

    Dalam pembuatan gapura, mahasiswa KKN STAIN Madina bersama NNB dan Aparat Desa membagi tugas sesuai dengan keahlian masing-masing. Ada yang bertanggung jawab atas desain dan struktur gapura. Sementara itu, mahasiswa yang lain mengerjakan dekorasi dan pewarnaan. Warga desa juga turut berkontribusi dengan menyediakan bahan-bahan lokal dan tenaga kerja sukarela.

    Ditempat yang sama Kepala Desa Gading, Ali Akbar Hasibuan didampingi Kasi Pemerintahan Setiadik Hasibuan dan Ketua NNB Desa Gading Samson Risalah Siregar menyampaikan apresiasinya atas inisiatif mahasiswa KKN-33 STAIN Madina ini. “Gapura ini akan menjadi landmark baru desa kami dan saksi semangat generasi muda dalam memperingati kemerdekaan,” katanya.

    Gapura direncanakan akan berdiri dua hari kedepan pada tanggal 16 Agustus 2026, malam sebelum upacara bendera kemerdekaan. Diharapkan, keberadaan gapura ini akan meningkatkan antusiasme warga dalam merayakan Hari Kemerdekaan dan menjadi warisan berharga bagi generasi mendatang.

    Sampai berita ini diturunkan, Mahasiswa KKN, Aparat Desa dan NNB masih menyelesaikan pembuatan gapura di Desa tersebut.
    (ASWIN)

  • Jaga Gajah, Jaga Hutan, Jaga Kehidupan

    SIAK — Peringatan Hari Gajah Sedunia, 12 Agustus 2026, menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kelestarian Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) di Provinsi Riau.

    Kapolda Riau bersama Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, WWF Indonesia, TNI, Polri, serta sejumlah pihak terkait meresmikan Breeding Area Gajah Sumatera di Pusat Latihan Gajah Minas, Kabupaten Siak.

    Fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya konservasi untuk mendorong perkembangbiakan Gajah Sumatera secara alami, memperkuat populasi, sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan satwa dilindungi.

    Langkah ini juga menegaskan bahwa perlindungan gajah tidak dapat dilakukan secara parsial. Keberlangsungan hidup satwa liar sangat bergantung pada ketersediaan habitat yang aman dan terjaga.

    Menjaga gajah bukan sekadar menyelamatkan satu spesies. Menjaga gajah berarti menjaga habitatnya. Menjaga habitat berarti menjaga hutan. Dan menjaga hutan pada akhirnya berarti menjaga kehidupan manusia.

    Konservasi merupakan investasi ekologis yang manfaatnya mungkin tidak selalu dapat dirasakan secara langsung. Namun, langkah yang dilakukan hari ini akan menentukan apakah generasi mendatang masih dapat menyaksikan Gajah Sumatera hidup dan berkembang di alam Riau.

    Karena itu, pelestarian satwa dan habitat membutuhkan kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah, aparat, lembaga konservasi, dunia usaha, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan.

    Momentum Hari Gajah Sedunia menjadi pengingat bahwa kelestarian alam merupakan tanggung jawab bersama.

    Mari menjaga hutan, melindungi satwa, dan memastikan Gajah Sumatera tetap memiliki ruang untuk hidup dan berkembang bagi generasi yang akan datang.

    Polri Presisi | Menjaga Negeri, Merawat Bumi

  • Pisah Sambut Pejabat Struktural, Disdamkarmat Dumai Perkuat Soliditas dan Pelayanan Publik

    DUMAI — Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Dumai menggelar kegiatan pisah sambut pejabat struktural di lingkungan instansi tersebut, Selasa (11/8/2026). Kegiatan berlangsung dalam suasana kekeluargaan sekaligus menjadi momentum memperkuat soliditas internal dan komitmen pelayanan kepada masyarakat.

    Kegiatan tersebut menjadi momentum pelepasan Betty Shoreanti, S.Sos., yang mendapat amanah untuk menjalankan tugas sebagai Kepala Bidang Kepemudaan pada Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kota Dumai.

    Selama bertugas di lingkungan Disdamkarmat, Betty dinilai telah memberikan dedikasi dan kontribusi dalam mendukung pelaksanaan tugas organisasi serta pelayanan kepada masyarakat.

    Perpindahan tugas tersebut menjadi bagian dari dinamika organisasi sekaligus kesempatan untuk melanjutkan pengabdian pada bidang yang berbeda di lingkungan Pemerintah Kota Dumai.

    Pada kesempatan yang sama, Disdamkarmat Kota Dumai menyambut tiga pejabat struktural baru, yakni Wan Agustina, S.Sos., Damsyik Sunandar, S.A.P., dan Yessi Hayati, S.Sos., M.Si.

    Kehadiran pejabat baru diharapkan dapat memperkuat kinerja organisasi, memperkuat koordinasi internal, serta mendorong peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

    Kegiatan pisah sambut dipimpin langsung oleh Kepala Disdamkarmat Kota Dumai, H. Zulkarnain, S.Sos., M.Si., didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan Disdamkarmat Kota Dumai, Ny. Eti Almaida Siregar Zulkarnain.

    Turut hadir Sekretaris, Kepala Bidang Pemadaman, Kepala Bidang Pencegahan, para pejabat struktural, ASN, serta TKPK di lingkungan Disdamkarmat Kota Dumai.

    Dalam suasana penuh keakraban, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat semangat kebersamaan di antara jajaran Disdamkarmat.

    Pergantian dan penyegaran pejabat struktural diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari proses administrasi organisasi, tetapi juga mampu membawa energi baru dalam pelaksanaan tugas.

    Dengan soliditas yang semakin kuat, Disdamkarmat Kota Dumai diharapkan terus meningkatkan kesiapsiagaan dan profesionalisme dalam memberikan pelayanan, khususnya pada bidang pemadaman, penyelamatan, dan pencegahan kebakaran di Kota Dumai.

  • Ekspedisi Merah Putih Presisi, Polsek Dumai Timur Salurkan Bantuan Sembako kepada Warga Kurang Mampu

    DUMAI – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Polsek Dumai Timur melaksanakan kegiatan Ekspedisi Merah Putih Presisi di Kelurahan Jaya Mukti, Kecamatan Dumai Timur, Kota Dumai, Rabu (13/8/2026) sekitar pukul 09.30 WIB.

    Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian dan kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dengan memberikan bantuan sosial berupa paket sembako kepada warga yang membutuhkan sekaligus menumbuhkan semangat nasionalisme melalui pembagian Bendera Merah Putih.

    Kegiatan dipimpin oleh Kapolsek Dumai Timur AKP Rhino Handoyo, S.H. dan turut dihadiri para Kanit, Panit serta personel Polsek Dumai Timur, Lurah Jaya Mukti Rudy Pandapotan, S.Sos., Bhabinkamtibmas Jaya Mukti Aipda Jerry, Babinsa Jaya Mukti Serka Suyarno, Pamong PP Bintrantibmas Harry Gunawan, serta Ketua RT 10 Setia Budi dan Ketua RT 4 Sucipto.

    Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Dumai Timur menyerahkan Bendera Merah Putih dan bantuan sosial berupa paket sembako kepada tiga warga Kelurahan Jaya Mukti yang membutuhkan.

    Adapun warga yang menerima bantuan tersebut yakni Mariasida (65), warga Jalan Arifin Ahmad Gang Sadar RT 004 Kelurahan Jaya Mukti; Andarias Purba (54), warga Jalan Kesuma Gang Rejeki RT 010 Kelurahan Jaya Mukti; serta Masbulan (41), warga Jalan Kesuma RT 011 Kelurahan Jaya Mukti.

    Setiap paket bantuan yang diberikan berisi sejumlah kebutuhan pokok masyarakat, di antaranya beras sebanyak 5 kilogram, gula 1 kilogram, kopi 1 renteng, telur 1 papan, teh 1 kotak, serta mi instan sebanyak 6 bungkus.

    Selain penyerahan bantuan sosial, kegiatan juga diisi dengan pemberian Bendera Merah Putih kepada masyarakat dan foto bersama sebagai bentuk kebersamaan antara Polri, unsur pemerintahan, TNI, serta masyarakat.

    Kapolsek Dumai Timur menyampaikan bahwa kegiatan Ekspedisi Merah Putih Presisi merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian Polri kepada masyarakat sekaligus upaya mempererat hubungan antara kepolisian dengan warga melalui pendekatan humanis dan semangat kebangsaan.

    Melalui kegiatan tersebut, diharapkan tumbuh semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta semakin kuatnya hubungan antara Polri dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman dan harmonis.

    Kegiatan Ekspedisi Merah Putih Presisi Polsek Dumai Timur berlangsung dengan aman dan lancar serta berakhir sekitar pukul 10.30 WIB.

     

  • Polres Dumai Ungkap Peredaran Shabu dan Etomidate, Dua Tersangka Diamankan

    DUMAI – Satresnarkoba Polres Dumai kembali berhasil mengungkap dugaan tindak pidana peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Polres Dumai. Dalam pengungkapan yang berlangsung pada Selasa (11/8/2026) sekitar pukul 22.43 WIB, petugas mengamankan dua orang tersangka berinisial A.J.S. alias J (28) dan M.W. alias W (26) di sebuah rumah di Jalan Raja Ali Haji RT.023, Kelurahan Purnama, Kecamatan Dumai Barat, Kota Dumai.

    Dari pengungkapan tersebut, petugas mengamankan 33 paket diduga narkotika jenis shabu dengan berat kotor ±23,49 gram serta dua cartridge diduga narkotika jenis etomidate merek Caesar dengan berat kotor ±19,85 gram. Selain itu, turut diamankan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran narkotika.

    Pengungkapan kasus ini bermula dari informasi masyarakat pada awal Agustus 2026 mengenai dugaan sering terjadinya transaksi narkotika jenis shabu di kawasan Jalan Raja Ali Haji, Kelurahan Purnama, Kecamatan Dumai Barat. Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Dumai melakukan penyelidikan hingga pada Selasa malam memperoleh informasi mengenai keberadaan kedua tersangka di sebuah rumah di lokasi tersebut.

    Tim Opsnal yang dipimpin oleh Ipda Lius Mulyadin, S.H. kemudian melakukan penangkapan terhadap kedua tersangka yang saat itu sedang berada di dalam rumah. Penggeledahan dilakukan dengan disaksikan oleh Ketua RT setempat. Dari belakang sebuah rak kayu, petugas menemukan satu tabung warna hitam yang berisi 16 paket diduga shabu, satu kaleng merek Canon Hercules yang berisi dua paket diduga shabu, serta dua cartridge diduga etomidate merek Caesar. Petugas juga mengamankan satu unit timbangan digital, satu buah gunting pres, dan satu blok plastik bening.

    Petugas kemudian kembali menemukan sebuah kaleng rokok merek Dji Sam Soe di tempat sampah yang berisi 14 paket diduga shabu, satu kotak plastik merek Luby yang berisi satu blok plastik bening dan satu buah gunting pres. Dalam pengembangan berikutnya, tersangka A.J.S. mengakui masih menyimpan satu paket diduga shabu di rumahnya yang berada di wilayah Kelurahan Bangsal Aceh, Kecamatan Sungai Sembilan. Petugas kemudian melakukan penggeledahan dan menemukan satu paket diduga shabu di kolong tempat tidur.

    Selain narkotika tersebut, polisi turut mengamankan satu unit handphone Android merek Samsung warna hitam milik A.J.S. dan satu unit handphone Android merek Realme warna kuning milik M.W. yang diduga digunakan untuk komunikasi. Saat diperlihatkan, kedua tersangka mengakui bahwa barang bukti tersebut berada dalam penguasaan mereka. Selanjutnya, kedua tersangka beserta seluruh barang bukti diamankan ke Mapolres Dumai untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

    Hasil tes urine terhadap kedua tersangka menunjukkan positif Methamphetamine (Metha), sedangkan hasil pemeriksaan negatif Amphetamine dan Tetrahidrokanabinol (THC). Berdasarkan hasil penyidikan awal, kedua tersangka diduga berperan menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, serta memiliki, menyimpan dan menguasai narkotika jenis shabu dan etomidate.

    Perkara ini telah diregistrasi dalam Laporan Polisi Nomor: LP/A/92/VIII/2026/SPKT.RESNARKOBA/POLRES DUMAI/POLDA RIAU. Kedua tersangka dipersangkakan dengan Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto Pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana atau Pasal 609 ayat (2) huruf a juncto Pasal 609 ayat (1) huruf b Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP juncto Pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.

    Polres Dumai mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama memerangi peredaran gelap narkotika dan tidak ragu memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan terkait penyalahgunaan maupun peredaran narkotika. Laporkan segera melalui layanan Call Center 110 agar dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian.

  • Pekan Olahraga Semarak Kemerdekaan RI ke-81 di Balik Jeruji Besi Rutan Dumai

    DUMAI – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Dumai menggelar Apel Pembukaan Pekan Olahraga Pegawai dan Warga Binaan dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan berlangsung di Lapangan Serbaguna Rutan Dumai, Rabu (12/8).

    Apel pembukaan dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Dumai, Enang Iskandi, yang secara resmi membuka rangkaian kegiatan dalam suasana penuh semangat, kebersamaan, dan keceriaan.

    Dalam amanatnya, Karutan menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga mempererat kebersamaan, menjaga kebugaran, serta menumbuhkan semangat sportivitas di lingkungan Rutan Dumai.

    “Kegiatan ini bukan sekadar mencari siapa yang menang dan kalah, tetapi bagaimana kita dapat membangun kebersamaan, kekompakan dan sportivitas. Mari ikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh semangat dan tetap menjaga keamanan serta ketertiban,” ujar Karutan.

    Sebagai tanda dimulainya rangkaian Pekan Olahraga, kegiatan dilanjutkan dengan pelepasan balon ke udara oleh Kepala Rutan Dumai bersama pejabat struktural. Pelepasan balon tersebut menjadi simbol semangat kemerdekaan sekaligus menambah semarak suasana pembukaan.

    Selanjutnya, Karutan Dumai secara simbolis melakukan pemukulan bola voli pertama sebagai tanda dimulainya pertandingan Pekan Olahraga. Momen tersebut disambut antusias oleh para pegawai dan warga binaan yang mengikuti kegiatan.

    Berbagai cabang olahraga turut dipertandingkan dalam Pekan Olahraga ini, mulai dari perlombaan olahraga hingga perlombaan tradisional.

    Melalui kegiatan ini, Rutan Dumai turut memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus menjadikan momentum kemerdekaan sebagai sarana untuk membangun lingkungan pemasyarakatan yang sehat, aktif, kompak, produktif, dan penuh semangat kebersamaan.